kita memang beda kasta

terkadang dalam angan ku terdiam, terpikir, teringat, apakah pantas dia untuk ku, dengan segala kelebihan yang ia miliki sangat berbanding terbalik deengan aku yang serba kekurangan ini, terpikir ke masa depan pun seolah tak mengerti, bagaimana bisa seorang biasa menghidupi seorang kaya, makan makanan kelas bawah termuntah, makan-makanan atas bahagia, apakah cukup keringat yang susah payah dikeluarkan hanya untuk meraih impian bersamanya, ah sudahlah kita mmang beda kasta,

jam tangan super mewah, pakaian bermerk, sepatu, tas sandal tak ada yang murah, semua diatas harga, ah sudahlah kita memang beda kasta,
bahagia pada mulanya sedih pada akhirnya, itu kisah seorang biasa dengan seorang kaya, ah sudahlah kita memang beda kasta.
aku sengaja membuat mu benci kepadaku, karena aku tak ingin lagi menahan beban ini. ya tuhan maafkan aku, aku yg berlaku kasar kepada sesama hambamu, aku tak sanggup lagi, biarpun dibawah cukup bahagia bukan dihina. ah sudahlah kita memang beda kasta.
dengan gaya bicara yang baginya biasa, tapi aku cukup terhina, tuhan sayang sama dia, tapi bukan berarti dia bebas untuk berpikir seolah aku selalu yang salah, ah sudahlah kita memang beda kasta.

mungkin sekarang aku lebih baik sendiri, berpikir dan merenung apakah seorang biasa mampu membahgiakan seorang kaya, mobil tidak ada harta tidak ada, kerja apa lagi, ah sudahlah kita memang beda kasta.

bagimu aku memang laki-laki yg tidak baik, aku senang kau berkata begitu, saat senang setidaknya apa yg kulakukan padamu akhir-akhir ini berhasil dicerna oleh otak si dia. orang tua suka padanya tapi mau gimana lagi, aku yg mngejalani, ngejalani hidup dengan seorang kaya sungguh sangat lelah, bersikap semaunya, aku tau wanita butuh perhatian , butuh kasih sayang, dan aku sangat mengerti dia butuh orang yg selalu ada buat dia, tapi sekali lagi aku orang biasa, yang berjalan bersama seolah terasa kita memang beda kasta

untuk saat ini biarlah aku seperti ini, setidaknya aku berharap bisa fokus dengan cita-citaku. pingin selesai secepatnya, sebenarnya dalam hati ingin sekali rasanya mencari kerja supaya bisa bahagia, paling tidak bisa bahagia dgn si orang kaya, kalo sudah kerja.ah sudahlah kita memang beda kasta.

apa yg kami dan keluarga punya tidak ada apa-apa. bagaimana bisa meminang si orang kaya yg merupakan anak kebanggaan di keluarga sedangkan si biasa tidak punya penghasilan, ya tuhan seperti yg pernah dan selalu aku selipkan dalam doaku, kabulkan lah ya tuhan, aku ingin bahagia bersama dia ya tuhan, si orang kaya.berikanlah aku kemudahan dalam menyelesaikan semua urusan, supaya bisa mendapat pekerjaan yang tetap untuk dia, dia si orang kaya.


Harusnya,,,, Entahlah,,,,,


Harusnya berbagi...
Tapi entahh terkadang sulit mengungkapkan
Harusnya saling mengerti...
Tapi entahh terkadang malah ego yg datang
Harusnya "aku disini"...atau "kita bersama"...
Tapi entahh terkadang menyebutnya "aku sendiri"
Harusnya "bersandar dipundakku"...
Tapi entahh terkadang sulit untuk digengam
Harusnya "aku dan kamu" tapi yang terjadi "aku,aku ,kamu.kamu""
Harusnya bukan salah siapa...
Harusnya erat bukan renggang...
Harusnya bersama ...bukan entahlahh..
Harusnya ...
Entahlah....
(⌣˛ ⌣̀˚) 
Dan berkata jujur untuk keindahan
Dan berucap manis untuk kesenangan
Dan bertindak untuk kebahagiaan...
Dan berlaku sampai akhir zaman....
"tangan membantu,meraih,menghapus"
"Jari mengenggam"
"Bahu bersandar"
"Kata berucap ketenangan"
Harusnya...
"Aku mengerti...aku sabar...aku sayang...aku ingin bersama"
Entahlah....
Aku bisa,,,aku menahan...aku sendiri....aku menanti...
Harusnya..janji indah jadi fakta.mimpi terwujudkan...
Entahhh hnya kata sampah yg terlontar...
Harusnya....
Kita bersama..
Harusnya selamanya...ya seharusnya....
Jika bisa Tanpa kata "entahlah....

1 juni 2012

dear blog,
ini magrib, yah setidaknya magrib inilah yang membangkitkan semangat ku untuk menulis hari ini. tak ada yang spesial di magrib ini, hanya saja ada yang berbeda saat ini, gw ga tau seberapa hancurnya hidup gw belakangan ini gw ga lulus ujian kompre padahal semuanya udah gw persiapin buat sidang, mungkin karena gw terlalu yakin sama hasil kompre gw yang bagus, eh malah hasilnya berbanding terbalik dengan kenyataa. gw selalu tersenyum saat para penguji menyatakan gw ga lulus kompre. karena gw sadar gw telah melupakan satu hal. yaitu melupakan semua ilmu yg ttelah gw tempa bertahun-tahun yg lalu. gw sadar kalo ilmu itu ga dihabisin buat dapetin nilai A. bagi gw nilai gw itu tak ada artinya saat gw lupa sebegitu penting materi yg ngebuat gw daapetin itu nilai A ditanyain kembali pada waktu kompre. gw ga tau mauu jawab apa, setengah jawaban yg berhasil gw jawab. gw benar-benar lupa, ga ingat sama sekali mungkin itu pelajaran yg gw dapat dulu waktu gw baru jadi maba alias mahasiswa baru..  fine gw terima keputusan itu
gw kecewa sama diri gw sendiri percuma gw ngedapetin nilai tinggi-tinggi semasa kuliah trus banyak kerjaan yg gw kerjain yg telah memberikan gw penghasilan sendiri paling tidak. semua tak ada arti saat dasar - dasar itu ditanyakan kepada gw. percuma gw paham yg susah-susah sedangkan yang standar saja gw lupakan..  ok cukup masalh kompre.

selain kompre gw  ada masalah lain masalah ya masalah inilahh yyg cukup mengganggu dan membuyarkan semangat belajar gw. ya dialah orangnya, sosok wanita indah yg tuhan kirimin buat gw. gw ga tau harus gimana lagi sama dia, semua yg gw lakuin ga ada artinya dan ga ada baik-baiknya di mata dia. gw kadang sadar kalo gw salah, gw mencoba memberi penjelasan tapi yg gw terimad malah bukan yg gw inginkan, inilah itulah, emosi gw seolah dipancing dan dipancing trus hingga sampailah ke tahap puncak. dan gw tersadar saat dia berkata, semua temannya tidak ada yang suka dengan cara gw memperlakukan dia. fine gw sadar hubungan gw udah diracunin ama yang namanya orang luar, pantesan selama ini jg gw sadar tapi gw diam aja, karena masih ke tahap yang biasa. tapi kali ini gw ga bis terima lagi. bayangkan aja jika sudah berkelauarga semua yg terjadi di keluarga diceritain sama orang, gw berani jamin keluarga mana yang sanggup bertahan, lagian juga itu dosa besar, tapi untungnya ini baru pada tahap pacaran, tapi setidaknya ini memberi gambaran ke gw, waktu pacaran saja sudah tidak bisa menyelesaikan masalah antar pasangan, malah cerita sama orang dan minta solusi apa lagi sudah nikah, bisa gawat urusan. ada kalanya hal-hal tidak boleh diceritain dengan orang, ada kalanya cukup kita dan pasangan yang tahu. tapi fine gw terima, toh percuma gw juga udah ga ada baik-baiknya lagi.,. gw bukanlah laki-laki sempurna yang punya harta, fisik dan semuanya. gw hanyalah anak laki-laki bengal, keras kepala, dan tak mau dikekang selagi apa yg gw rasa itu benar. gw ga bbm dia, dia bilang ga ada gunanya bbm kalo komunikasi ga lancar. jangan lihat hari itu saja nona, coba buka mata kenapa saat itu gw ga bbm. bukannya kamu tau saat itu kamu lagi ngumpul sama teman-temanmu, gw ga ngehubungin karena gw ga mau ganggu kalo kamu lagi happy-happy. gw sadar kalo gw diposisi kamu, eh malah gw dislahin. bilang gw ga pernah bbm, padahal selama ini yg mulai duluan siapa, mana pernah dia ngehhubungin duluan, kalo ga gw. kurang baik apa lagi gw. apa yg terjadi gw jelasin.  dia selalu menganggap masalah yang terjadi hanya pada saat itu saja. tak pernah memikirkan alasan dibalik yang teerjadi. kenapa kamu seperti ini? kenapa seperti itu? tak pernah ada kata-kata itu terlontar, yang ada hanya menyalahkan kalo cara yang saya perbuat itu salah. lalu mebandingkan dengan hasil jawaban dari teman dan mantan. tolong yg ngejalanin hubungan kita, bukan teman atau mantan, jika ada masalah antara kita yang menyelesaikan yach kita, bukan nanya teman trus baru ke kita. sama saja seperti itu selalu dan selalu bahkan hal-hal yg ga mesti diceritain diceritain sama orang. deengan bercerita dengan orang berarti membuka ruang baru dan semua yg terjadi diketahui sama orang. gw dicium loh ini itu ini itu, bego ga' malu apa, orang tau kalo kamu udah dicium misalnya.ingat ini hanya misal. itukan bego. aib sendiri diumbar-umbar. kini terserahlah gw cpek ngejalanin hubungan yg dilandaskan pada prinsip pertemanan. kalo mau cerita sama teman kepalangan aja loe pacarin tu teman beres kan. wassalam

Sponsors

No Togel Keluar Besok

Popular Posts

Pengikut

About Me

Foto Saya
rafles
terlahir di dunia ini tanpa dosa pada tanggal 15 agustus,....merupakan anak ketiga dari 3 bersaudara,...kebetulan cowok sendiri,.....tumbuh dan besar di bengkulu,...tapi darah sumatera selatan mengalir di darahku,.....terlahir dengan nama lengkap RAFLES HAJRUL MIFTAHURMAN,..nama yang panjang dan mempunyai arti yang sangat indah,..hasil penggabungan dari 3 orang,....wkwkk sedikit aneh tapi itulah adanya,..bercita-cita menjadi musisi sejak kecil,..tapi malah kesasar menjadi engineer,..yang tanpa disangka-sangka,....mulai kehidupan ini dengan rasa bangga tapi semakin lam semakin tidak percaya diri,...beginilah ceritaku dimulai :::
Lihat profil lengkapku